Minggu, 30 Oktober 2011

Lubang Di Depanku


Suatu hari aku berjalan di suatu jalan
aku tahu bahwa jalan yang aku tempuh adalah jalan yang menuju ke sebuah lubang
aku tahu bahwa lubang itu akan menjebakku
aku tahu segala resiko itu

Namun apa daya keinginanku untuk tetap berjalan di jalan itu lebih besar
sehingga akhirnya aku memutuskan untuk tetap berjalan ke sana

Apa yang membuat aku tetap berjalan ke sana
walaupun aku tahu aku akan jatuh ke lubang itu suatu saat?

Itu karena aku menikmati perjalanan selama ke sana
selama perjalanan itu sering kali ada orang yang berada di sampingku
orang itu adalah pemilik jalan dan lubang itu
aku menikmati kebersamaan dan kenyamanan bersama si pemilik jalan itu

Akhirnya lubang itu pun sampai tepat di depanku
terlambat sudah dan aku pun masuk ke dalam lubang tersebut
sebenarnya lubang ini pun tidak terlalu dalam
dan asal aku mau, aku bisa mendakinya
tapi sayang, aku ini tetap memutuskan untuk berada dalam lubang itu
karena apa???
karena sewaktu-waktu sang pemilik jalan tadi datang berkunjung ke lubang tersebut
dan berbincang-bincang dengan aku

Hari-hari berlalu dan aku tetap berada di lubang tersebut
seringkali kesepian mengisi hari-hariku
karena selain sang pemilik jalan, aku tidak bertemu dengan orang-orang lain
banyak hal di dunia luar yang aku tinggalkan
karena aku memilih kenyamanan berada di lubang tersebut

Maka aku pun mulai menangis dan menangis
kemudian aku pun berpikir tentang banyak hal
dan akhirnya aku menemukan 2 jalan

Pertama :
Tetap tinggal dalam lubang itu
dan menunggu sang pemilik jalan datang berkunjung
dan menikmati kenyamanan di sana
dan saat kesepian hanya bisa merenung dan menangis

Atau

Kedua :
Berusaha keluar dari lubang itu
keluar dari zona kenyamananku
berani mengambil resiko
dan berusaha mencari tempat tinggal baru
tempat di mana aku dapat mengembangkan diriku
dan bisa jadi berkat buat orang-orang di sekitarku

Banyak orang memilih tetap berada di lubang itu
bagaimana dengan Anda??

Tidak ada komentar: